Liberalisme Pergaulan Telah Nyata Merusak Generasi Muda, Selamatkan dengan Islam Kaffah

Dilansir dari media Republika.co.id 14-01-2023, ratusan pelajar yang masih duduk di bangku sekolah (SMP-SMA) di kabupaten Ponorogo, Jawa Timur telah mengajukan dispensasi nikah muda ke pengadilan agama setempat. Ketua Lembaga Pelindung Anak (LPA), Anwar Solikin menyatakan bahwa mereka yang mengajukan dispensasi nikah mayoritas karena hamil di luar nikah.

 

Liberalisme Memassifkan Seks Bebas

Salah satu pokok ideologi sistem yang tengah eksis saat ini yakni liberalisme telah memassifkan berbagai tayangan pornografi, hal ini menampakkan muara berkembangnya seks bebas. Disamping itu, sekularisme paham yang memisahkan agama dari lini kehidupan membuat mereka merasa tak berdosa mengekspos berbagai tayangan tak senonoh di tengah masyarakat. Akibatnya, para generasi muda terbiasa dengan tayangan tersebut sehingga menganggapnya sebagai hal yang lumrah. Tak jarang mereka menghalalkan aktivitas pacaran atas dasar saling suka, saling cinta, saling sayang dll hingga kemudian menjadi pintu awal perzinahan di kalangan generasi muda.

Tidak hanya itu, fenomena maraknya remaja mengajukan dispensasi nikah muda akibat hamil di luar nikah juga dapat dikatakan potret gagalnya sistem pendidikan saat ini dalam membentuk generasi muda yang bertakwa. Kurikulum yang memfasilitasi tidak mampu memberikan pengaruh -tidak mentajassad- terhadap keimanannya. Apalagi wacana penghapusan kurikulum agama Islam terus digaungkan, jelas ini akan semakin memperparah arah hidup generasi sebagai penyongsong peradaban yang hakiki.

Tentu saja fenomena ini menjadi hal yang memprihatinkan, bagaimana tidak ? Generasi yang seharusnya gemilang, generasi yang diharapkan berjuang di jalan Islam hanya sekedar utopia semata jika sistem kapitalisme masih di terapkan.

 

Selamatkan dengan Islam Kaffah

Untuk itu kita membutuhkan solusi fundamental yang dapat memecahkan dan menyelamatkan generasi muda saat ini. Solusi segala problematika yang mendera generasi muda hanyalah kembali kepada Islam kaffah dengan segala aturan-Nya. Kembalinya kita kepada Islam yang Kaffah akan menuntun kita menangkal ide-ide liberalisme yang menjadi dasar massifnya pergaulan bebas, seks bebas, hingga pengajuan dispensasi nikah akibat hamil di luar nikah.

Generasi muda dalam naungan sistem syariah Islam kaffah (Khilafah) akan di didik agar menjadikan Islam sebagai tolak ukur segala perbuatannya. Islam kaffah akan menancapkan keimanan yang menghujam begitu kuat dalam diri pemuda agar ketakutannya terhadap perbuatan maksiat akan menjadi benteng baginya.

Selain itu, Islam kaffah juga akan membentuk generasi muda agar memiliki pemahaman bahwa waktu adalah amanah yang nantinya akan di mintai pertanggung-jawaban. Dengan pemahaman itu, generasi muda akan menggunakan waktunya pada hal-hal yang berfaedah, seperti mengkaji Islam secara intensif dan berdakwah di jalan Allah. Orientasi seperti inilah yang menyadarkan generasi muda bahwa hidup mereka begitu sangat berharga. Dengan hal tersebut InsyaaAllah akan terjamin dan tertata hidupnya. Penerapan syariah Islam kaffah akan menjadikan generasi muda sebagai generasi yang berkontribusi dalam penyebaran Islam kaffah ke seluruh dunia. 

Wallahu’alam Bisshawab..

Artikel Lainnya

Marak Perundungan Anak, Dimana Letak Masalah Utamanya ?

Kasus perundungan tidak akan menuai penyelesaian dengan seruan revolusi mental, pendidikan berkarakter ataupun kampanye anti bullying. Sesungguhnya akar utama masalah perundungan adalah sistem kehidupan sekuler liberal yang rusak dan merusak. Sebaliknya, permasalahan generasi saat ini akan menuai penyelesaian dengan mengembalikan peradaban Islam yang komprehensif dalam lingkup keluarga, masyarakat dan negara melalui institusi Khilafah. 

Liberalisme Menjadikan Pergaulan Bebas Kian Bablas

Begitu rusaknya generasi muda saat ini. Hamil diluar nikah seolah menjadi hal yang lumrah di tengah-tengah masyarakat, terutama kalangan remaja. Bahkan dengan mudahnya meminta dispensasi nikah dengan alasan telanjur hamil duluan. Urat malu seolah terputus. Tidak ada lagi rasa takut dalam diri mereka untuk berbuat maksiat. Tak hanya hamil, hingga tataran aborsi, membunuh dan membuang bayi sendiri sudah menjadi hal yang biasa. Inilah potret kelam generasi muda masa kini.

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *