Jadilah Pemuda Generasi Pemenang

Hai sobat, apakah kamu memiliki idola? Siapakah idolamu saat ini? Apakah oppa Korea? Atau sosok publik figur yang lagi hits? Atau yang lainnya?

Sobat, memiliki idola merupakan bagian dari rasa kagum kita kepada seseorang. Hal ini sebenarnya wajar. Akan tetapi bagi seorang muslim yang semua perbuatannya terikat dengan hukum syarak, maka sobat juga harus memikirkan siapakah yang layak sobat kagumi dan sobat jadikan idola.

Sobat, berbicara tentang idola, maka Allah Swt telah menjelaskan melalui firmanNya bahwa sosok idola yang patut bagi umat Islam adalah Rasulullah Saw. Perintah ini tercantum dalam Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 21.

“Sungguh, telah ada pada diri (Rasulullah) suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”

Sobat, ketika kita menjadikan Rasulullah Saw sebagai idola, maka hendaknya kita turut mengikuti apa yang beliau Saw lakukan. Yaitu mentaati semua perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya. Tak hanya itu, hendaklah kita juga melakukan amalan-amalan sunnah yang telah beliau ajarkan.

Sobat, keberadaan Rasulullah Saw juga merupakan pertanda bahwa Islam yang dibawa oleh Rasulullah merupakan agama yang benar dan diridai Allah Swt. Tak hanya itu, keberadaan Rasulullah juga mengisyaratkan bahwa Islam adalah agama yang dimenangkan oleh Allah Swt.

Allah Swt berfirman,
“Dialah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia (Allah) menangkan di atas segala agama-agama meskipun kaum musyrik membenci.” (TQS. Ash Shaff ayat 9).

Sobat, diutusnya Rasulullah Saw adalah untuk menyebarkan Islam ke seluruh alam raya. Misi agung ini lantas dilanjutkan oleh para sahabat, tabiut tabiin, para ulama dan umat Islam sepeninggal Rasulullah Saw. Hingga Islam mampu berjaya selama lebih dari 13 abad lamanya dan menguasai dua pertiga dari wilayah dunia.

Visi Rasulullah Saw di dalam dakwah Islam telah mampu menjadikan Islam menjadi sebuah ideologi dan peradaban agung yang menerangi umat manusia dari kemerosotan berpikir dan moral. Oleh karena itu, sudah saatnya kita sebagai umat Islam generasi zaman now yang melanjutkan perjuangan Rasulullah Saw, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti jejak langkah beliau Saw.

Sobat, untuk dapat meneladani Rasulullah Saw maka kita wajib menuntut ilmu agama Islam secara mendalam dan terus menerus. Kita juga harus terjun ke masyarakat untuk menyampaikan dakwah Islam melalui pemikiran. Menundukkan hawa nafsu kita dengan segala perintah yang telah Allah berikan. Maka inilah mental pemenang yang harus kita pegang.

Menjadi generasi unggul, generasi pemenang, dan generasi yang terbaik saat ini bukanlah hal yang mustahil. Sebab kunci untuk meraih itu semua adalah dengan kembali menerapkan syariat Islam di dalam seluruh aspek kehidupan. Hal ini akan tercapai jika kita turut bergabung kepada jamaah dakwah yang memiliki visi yang sama yaitu mengembalikan kehidupan Islam.

Selain itu, istiqamah di dalam keimanan dan jalan dakwah juga harus senantiasa menyertai langkah kita. Sebab tak dapat dipungkiri akan banyak halangan dan rintangan yang akan menyertai setiap upaya kebaikan. Hanya mereka yang istiqamah dan senantiasa ikhlas berjuang yang mampu bertahan dalam medan juang hingga ajal menjemput. Sebab, bagaimana pun juga, hidup mulia sebagai pejuang agama Islam atau mati syahid sebagai pemenang di medan juang adalah sebaik-baik keadaan. Wallahu a’lam bishawab.

Artikel Lainnya

Peran Pemuda dalam Kebangkitan

Masih banyak sosok pemuda sekelas negarawan, di masa kejayaan Islam. Nama mereka harum semerbak mewangi, dikenang, hingga berabad lamanya. Tetapi tentu saja mereka tidak lahir dari ruang hampa. Kepiawaian mereka pun tidak otomatis terjadi begitu saja. Tetapi dibentuk oleh sistem sahih yang datangnya dari Rabb, pencipta alam semesta, yang dapat menumbuhkan pribadi baik dalam diri mereka.

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *