{"id":1700,"date":"2022-12-30T11:13:04","date_gmt":"2022-12-30T04:13:04","guid":{"rendered":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/?p=1700"},"modified":"2022-12-30T11:13:04","modified_gmt":"2022-12-30T04:13:04","slug":"oiran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/2022\/12\/30\/oiran\/","title":{"rendered":"Oiran"},"content":{"rendered":"<p>Bedak putih dan lipstik terias di wajahnya. Rambut yang disanggul dan sandal bakiak dari kayu dengan kimono tebal juga menghiasi tubuhnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia berjalan anggun bagaikan putri. Namun siapa sangka, pekerjaannya tak lain adalah sebagai wanita penghibur bagi kalangan kasta tinggi. Ialah Oiran, perempuan prostitusi kalangan elit kala itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Bunda, di Jepang ternyata juga ada prostitusi, ngeri ya,&#8221; ucap Nadia gadis berusia 15 tahun usai membaca kisah tentang Oiran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ya, karena pada zaman itu Jepang tidak menerapkan Islam, Kak,&#8221; jawab Bunda Nadia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bunda lalu menjelaskan bahwa secantik apapun perempuan jika ia tidak menutup auratnya maka ia tidak mulia di hadapan Allah.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nadia menyimak setiap penjelasan tentang pandangan Islam terhadap perempuan. Bundanya memang pandai memberikan kalimat yang mudah di cerna.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Lalu, di negara ini yang banyak muslimah-nya, kenapa masih ada yang tidak mau menutup auratnya, Bunda?&#8221; tanya Nadia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Karena ketidakpahaman mereka akan syariat Islam dan penerapan hukum selain hukum Allah,&#8221; jawab Bunda.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bunda lalu menjelaskan bahaya sistem sekularisme yang banyak menjerat umat Islam. Nadia tetap setia menyimak dan menanyakan beberapa hal yang belum ia pahami.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pembahasan tentang Oiran, ternyata membawa Nadia turut memahami sistem pergaulan dalam Islam. Di akhir diskusi, Nadia bertekad akan menyampaikan diskusinya kepada teman-temannya.<\/p>\n<p>&#8230;&#8230;<\/p>\n<p>\n&#8220;Eh, kamu tahu nggak apa itu Oiran?&#8221; ucap Nadia kepada Kayla.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Aku nggak tahu, apa itu?&#8221; jawab Kayla.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ah, kamu berarti nggak gaul. Katanya pecinta Anime, tapi nggak tahu seluk beluk Jepang,&#8221; kata Nadia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nadia lalu menceritakan apa itu Oiran dan menjelaskan pula bagaimana sikap yang harus dimiliki oleh muslim atas hal itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kayla menyimak dengan saksama dan mengajak teman lain Aida agar mendengar penjelasan Nadia. Hari itu, di sekolah, Nadia berhasil menjelaskan sistem pergaulan Islam meski harus memakai pembahasan Oiran.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ini dilakukan karena teman-teman Nadia sangat suka dengan tokoh-tokoh Anime. Juga suka serial film yang dibawakan oleh Jepang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sepulang sekolah, Nadia mencari kembali di internet pembahasan menarik seputar Jepang yang tidak sesuai dengan syariat Islam.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ketemu!&#8221; ucap Nadia dengan nada keras.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kakak nemu apa?&#8221; tanya Bunda yang tiba-tiba lewat di depan kamar Nadia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ini Bunda. Nadia ketemu sama nyotaimori,&#8221; jawab Nadia penuh semangat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bunda yang penasaran lalu menghampiri Nadia. Tak lama, bunda dan Nadia kembali berdiskusi seputar hal-hal yang tidak sesuai syariat Islam. Dari diskusi itu, Nadia semakin bersemangat untuk memahamkan teman-temannya akan syariat Islam.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ia berjalan anggun bagaikan putri. Namun siapa sangka, pekerjaannya tak lain adalah sebagai wanita penghibur bagi kalangan kasta tinggi.<\/p>\n","protected":false},"author":37,"featured_media":1701,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[74],"tags":[165,307,306,302,305,301,303,304,189,286],"class_list":["post-1700","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sastra","tag-aturan-islam","tag-cerita-pendek","tag-cerpen","tag-jepang","tag-kehidupan-islam","tag-oiran","tag-pergaulan","tag-pergaulan-dalam-islam","tag-sastra","tag-sejarah"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1700","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/users\/37"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=1700"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/posts\/1700\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/media\/1701"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=1700"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=1700"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/netizen.harianaceh.co.id\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=1700"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}