Luka di Balik Mata Sayu

#AniAzHady

Mata sendu tiada gairah
Tatapan kosong tanpa nyawa
Merindu masa-masa indah
Terbayang saat bersama bergelimang tawa

Adakah Ayah Ibu tahu?
Pemilik mata sayu itu adalah anak-anakmu
Dulu lincah kini lelah karenamu
Malu, ikut menanggung tingkahmu

Masih terekam yang ibu bilang
Pilihannya akibat ulah ayah tersayang
Sangat mudah amarah melayang
Kesalahan secuil pun membuat berang

Ayah menampik tak mau kalah
Betapa besar kasih sayangnya tercurah
Kepada anak-anak, terutama ibu semua terlimpah
Sakit luar biasa saat kepada lelaki lain kaki ibu melangkah

Pantaskah pengorbanan dibalas khianat?
Haruskah pada sang terkasih mengumpat?
Semua kini sudah terlambat
Tak penting lagi mencari mana yang berlaku cacat

Lantaran emosi dan nikmat sesaat
Anak-anak polos itu harus menelan akibat
Jiwa mereka terguncang hebat
Sudah selayaknya kalian tajamkan tobat

Wahai, Ayah Ibu!
Setelah sekian tahun berlalu
Berdamailah pada waktu
Rengkuh hati anak-anakmu
Selamanya mereka butuh dukunganmu

Duhai, jiwa-jiwa yang terluka!
Ingatlah bahwa harapan selalu ada
Berbagi beban tak ada salahnya
Luapkan emosi negatif yang tersisa

Aduhai, hati-hati yang tersakiti!
Teruslah semangat memperbaiki diri
Mendekatlah selalu pada Yang Maha Melindungi
Lanjutkan hidup terus lurus di jalan illahi

Malang, Saturday night,
05 November 2022

Artikel Lainnya

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *